telusur.co.id -Persija Jakarta menutup laga tandang terakhirnya pada lanjutan pekan ke-33 Super League 2025/2026 dengan kemenangan meyakinkan 3-1 atas Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Sabtu (16/5).
Pelatih Persija Mauricio Souza menilai Macan Kemayoran pantas membawa pulang tiga poin setelah tampil lebih dominan sepanjang pertandingan meski sempat tertinggal lebih dahulu oleh tuan rumah melalui gol Jose Enrique sebelum disamakan oleh gol Rayhan Hannan.
Persija mampu berbalik unggul lewat dua gol penyerang pengganti Gustavo Almeida pada babak kedua.
Souza mengakui Persik sempat memberikan tekanan dan tampil baik dalam beberapa momen di laga tersebut. Namun, menurutnya Persija mampu mengendalikan permainan dan menunjukkan mentalitas dan konsistensi hingga akhir laga.
“Menurut saya kami memang pantas meraih kemenangan. Saya tahu bahwa kami harus siap menghadapi apapun yang terjadi di sini,” kata Mauricio Souza pada konferensi pers usai pertandingan.
Meski menang, pelatih asal Brasil itu tetap memberikan apresiasi kepada tuan rumah Macan Putih yang dinilainya tampil dengan strategi prima sepanjang laga.
“Saya ingin mengucapkan selamat kepada Persik Kediri. Saya sangat mengapresiasi ketika melihat sebuah tim berusaha bermain dengan strategi yang jelas. Ada momen dalam pertandingan ketika mereka lebih baik dari kami, tapi saya pikir secara keseluruhan kami lebih mengendalikan permainan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Souza juga memuji kerja keras para pemain Persija yang tetap tampil disiplin dan berjuang hingga peluit panjang berbunyi. Ia menyebut kemenangan ini penting untuk menutup laga tandang musim ini sekaligus membawa kebahagiaan bagi Jakmania.
“Para pemain layak mendapat ucapan selamat karena mereka memberikan segalanya di lapangan, bekerja keras sepanjang waktu, berhasil mencetak gol, dan kami pulang dari sini dengan tiga poin, yang penting bagi kami dan untuk bisa membawa sedikit kebahagiaan bagi Jakmania,” ungkapnya.
Dalam pertandingan tersebut, keputusan pelatih asal Brasil itu melakukan pergantian pemain terbukti jitu. Masuknya Van Basty Sousa dan Witan Sulaeman berhasil meningkatkan intensitas serangan Persija. Sousa dan Witan bahkan mencatatkan assist untuk gol Gustavo Almeida, yang juga masuk sebagai pemain pengganti.
Mauricio menegaskan pergantian pemain dilakukan bukan karena performa pemain inti buruk, melainkan untuk menjaga momentum permainan tim.
“Pertama-tama, saya ingin meningkatkan momentum permainan sedikit lagi. Menurut saya, para pemain yang diganti tidak bermain buruk, sebagian dari mereka hanya sedikit kelelahan,” jelasnya.
“Namun, itulah yang kami harapkan dari para pemain yang masuk menggantikan. Hari ini, para pemain cadangan benar-benar menjadi penentu bagi tim kami,” tambahnya.



