Lewat Satu Minggu Satu Pohon, Eks TPS Liar di Cimanggis Kini Jadi Ruang Hijau - Telusur

Lewat Satu Minggu Satu Pohon, Eks TPS Liar di Cimanggis Kini Jadi Ruang Hijau

Pemkot Depok melalui Bidang TLK DLHK Depok melakukan gerakan Satu Minggu Satu Pohon di pinggir Kali Bukit Cengkeh, Kecamatan Cimanggis, Sabtu (11/4/2026).

telusur.co.id - Program “Satu Minggu Satu Pohon” yang diinisiasi Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi (TLK) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok kembali digelar pada Sabtu (11/4/2026).

Kegiatan ini turut melibatkan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Depok sebagai bagian dari kolaborasi lintas elemen dalam penanganan isu lingkungan.

Salah satu lokasi kegiatan berada di RW 16 Bukit Cengkeh, Kecamatan Cimanggis.

Area tersebut sebelumnya merupakan tempat pembuangan sampah (TPS) liar di pinggir Kali Jantung yang sempat ditertibkan dan ditutup oleh Tim Maung bersama KNPI dan DLHK.

Kepala Bidang TLK DLHK Kota Depok, Tri Sakti Anggoro, mengatakan upaya ini merupakan bagian dari penyelesaian persoalan lingkungan yang dilakukan secara menyeluruh.

“Kami menuntaskan pekerjaan rumah lingkungan mulai dari pembersihan, penutupan sampah liar di area pinggir sungai, penanaman pohon pelindung, hingga edukasi kepada masyarakat terkait lingkungan hidup,” ujarnya, dalam keterangan yang diterima telusur, Minggu (12/4/2026).

Kini, kawasan tersebut telah bertransformasi menjadi ruang hijau baru.

Bidang TLK melakukan penataan dengan menanam pohon tabebuya, sekaligus mengubah citra lokasi yang sebelumnya kumuh menjadi taman yang lebih asri dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Lebih lanjut, Sakti berharap, program ini dapat menjadi contoh penanganan lingkungan berbasis kolaborasi, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Sementara itu, Ketua KNPI Kota Depok, Tomy Wibawa Mukti, menilai, kolaborasi antara berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

“Kerja sama yang luar biasa mulai dari tingkat RW, DLHK, KNPI, hingga Tim Maung. Isu lingkungan dirasakan sangat mendesak oleh masyarakat. Diskusi dan edukasi berjalan, dan aksi penyelesaiannya juga tuntas,” ucap dia.

 

Laporan: Malik Sihite


Tinggalkan Komentar