Ketum GCP: 5 Manajer Kopdes Meninggal, Ganti Menteri Koperasi dan Wakilnya - Telusur

Ketum GCP: 5 Manajer Kopdes Meninggal, Ganti Menteri Koperasi dan Wakilnya

Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo H. Kurniawan Bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (Foto : IST)

telusur.co.id -Lima orang meninggal dunia saat melakukan latihan dasar kemiliteran untuk manager Kooprasi Merah Putih mengundang keprihatinan dari Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo H.Kurniawan yang menilai hal ini perlu dikaji ulang.

"Ini pasti yang dicela dan dimaki-maki Bapak Prabowo.1 kasus belum beres sudah muncuk kasus baru, seperti kasus MBG yang bermasalah yang di bawah, yang tidak bisa bekerja dengan baik, dan tidak memikirkan dampak yang terjadi, Lagian apa urusannya calon manager koprasi kok ikut latihan dasar kemiliteran, kan mereka mau dagang, mau mengelola dan membantu rakyat agar ada nih koperasi yang bisa diandalkan agar belanja murah dan anggota Kooprasi bisa sejahtera, kenapa dilatih militer? Supremasi sipil di atas segalanya," ucap pria yang akrab disapa Bang Iwan.

Iwan juga menilai siapa pun yang terlibat harus bertanggungjawab, Karena satu nyawa begitu berharga. "Menteri dan Wakil Menteri Kooprasi harus bertanggung jawab bila perlu mundur. kenapa karena ini nyawa. Apa bisa dia mengembalikan Nyawa ke lima orang itu?" Tegasnya.

Iwan menjelaskan kenapa dia tegas, Sebab sebagai ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo, tahu kebodohan yang terjadi ini pastinya mencoreng nama baik Presiden.

"Yang mengidekan, yang menyusun kurikulum latihan dasar militer ini Anda harus bertanggungjawab. Jangan buang badan karena dengan dalih sudah diperiksa awalnya saat daftar sehat dan telah dibuktikan dengan surat dan apalah. ini Sipil kecuali kita militer yang memang sudah terlatih." ungkapnya.

Oleh karenanya Iwan tak habis pikir dengan kinerja pembantu Presiden yang kurang cakap. "Bikin malu yah mundur, dan kasus ini perlu diselidiki," tegasnya.

Wafatnya lima orang calon manager Kodes sendiri dibenarkan oleh Kementerian Pertahanan RI.

"Atas nama Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Panitia Seleksi Nasional dan seluruh penyelenggara program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia, menyampaikan dukacita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya lima peserta program SPPI KDKMP KNMP 2026 yang sedang mengikuti pelatihan bela negara dan manajerial," kata Kepala BPSDM Pertahanan Kemhan Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia di kantor Kemenhan, Jakarta Sabtu siang.(fie) 


Tinggalkan Komentar