telusur.co.id - Penetapan tersangka Menteri Komunikasi dan Informasi, Johnny G. Plate oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) menuai pertanyaan di publik. Bahkan, ada yang mengaitkan jika status tersangka itu karena ada intervensi kekuasaan.
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh dalam keterangan persnya masih meyakini jika tudingan adanya intervensi kekuasaan tidak benar.
"Kami tetap menghormati tetapi sukar untuk mengusik apa yang terjadi di dalam perasaan emosi diri saya, semoga saja godaan-godaan yang menyatakan kepada saya ini tidak terlepas daripada intervensi politik tidak benar, ini tidak terlepas daripada intervensi kekuasaan, juga tidak benar. Ini godaan pada diri saya, dan saya sudah katakan tidak benar itu," ujar Surya Paloh, Rabu.
Meski begitu, kalaupun dalam kasus ini ada intervensi dan kekuatan politik yang bermain sehingga Johnny G Plate sebagai tersangka, Paloh mengingatkan ada hukum alam.
"Kalau benar (ada intervensi), mungkin hukum alam nanti yang akan dihadapkan kepada itu. Jadi sekali lagi saya tegaskan kita menghargai proses ini," katanya.
Berikutnya, Paloh menghimbau kepada seluruh kader Partai NasDem untuk tetap bekerja seperti biasa, tidak mudah terprovokasi. "Jangan kasih tempat siapapun yang mencoba untuk mengadu domba diantara kita satu sama lain, karena kita lebih mengedepankan komitmen kita terhadap stabilitas nasional yang kita miliki, ini jelas komitmen kami," tandasnya. [ham]



