Gara-gara Ventilator Buatan Rusia, Dua Rumah Sakit Dilalap Si Jago Merah - Telusur

Gara-gara Ventilator Buatan Rusia, Dua Rumah Sakit Dilalap Si Jago Merah

Rumah sakit terbakar diduga karena ventilator.REUTERS/Anton Vaganov

telusur.co.id - Pemerintah Rusia pada hari Rabu menangguhkan penggunaan beberapa ventilator medis buatan Rusia. Penangguhan itu, karena ventilator yang digunakan untuk melawan virus corona membuat dua rumah sakit kebakaran.

Dilansir Reuters, dua rumah sakit yang dilalap si jago merah ini yakni Rumah Sakit Saint George di St Petersburg dan rumah sakit di Moskow. Di Rumah Sakit Saint George di St Petersburg di mana lima orang tewas. Sedangkan di rumah sakit di Moskow menewaskan satu orang pada Sabtu.

Dalam kedua kasus tersebut, sumber mengatakan kepada kantor berita TASS bahwa sumber kebakaran tersebut adalah ventilator Aventa-M yang salah.

Pihak berwenang telah membeli ratusan Aventa-Ms untuk membantu rumah sakit mengatasi pasien coronavirus. Meskipun Rusia sejauh ini menderita jumlah kematian terkait virus yang rendah dibandingkan dengan negara lain, di 242.271 penghitungan infeksi sekarang menjadi yang tertinggi kedua di dunia setelah Amerika Serikat.

Rusia mengirim sejumlah ventilator yang sama ke Amerika Serikat pada awal April, meskipun para pejabat AS mengatakan mesin-mesin itu pada akhirnya tidak diperlukan.

Roszdravnadzor, regulator kesehatan negara bagian, mengatakan dalam sebuah pernyataan pihaknya menangguhkan penggunaan semua mesin semacam itu di Rusia setelah 1 April.

Data pengadaan publik yang dikutip oleh kantor berita Interfax mengatakan bahwa Rumah Sakit Saint George di St Petersburg menghabiskan 441 juta rubel ($ 6 juta) bulan lalu untuk membeli 237 ventilator Aventa-M.

Kontrak pengadaan diselesaikan pada 24 April, katanya. Setiap ventilator harganya 1,86 juta rubel.

Ventilator dibuat di Ural Instrument Engineering Plant (UPZ) di wilayah Sverdlovsk.

Radio-Electronic Technologies Concern (KRET), yang mengendalikan UPZ, mengatakan pada hari Selasa bahwa ventilatornya telah lulus semua tes yang diperlukan dan telah digunakan oleh fasilitas medis di Rusia sejak 2012 tanpa masalah keamanan. [ham]


Tinggalkan Komentar