telusur.co.id -Ketua DPR Puan Maharani (tengah), Wakil Ketua DPD GKR Hemas (kedua kanan), Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (kedua kiri), Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi (kiri) dan Ketua Presidium Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPPRI)/Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) (2025–2030) Badikenita Sitepu (kanan), hadir dalam Forum Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPPRI), di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026). Dalam Forum yang bertajuk "From Representation to Policy Transformation" dan dihadiri perwakilan sejumlah organisasi perempuan Indonesia, perwakilan perempuan dan Duta Besar Negara sahabat, dibicarkan sejumlah isu yang menjadi perhatian KPPRI antara lain implementasi Undang-Undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT), pelaksanaan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), advokasi kekerasan seksual, isu tanah adat, hingga peningkatan keterwakilan perempuan di parlemen yang bermuara pada bagaimana mengawal kebijakan tentunya yang berpihak pada perempuan dan anak. Foto:Bambang Tri P






Ketua DPR Puan Maharani (tengah) dan Ketua DPD RI Sultan B.Nadjamudin (kanan)




