Dubes India Bantah Umat Muslim Dipersekusi di Negaranya - Telusur

Dubes India Bantah Umat Muslim Dipersekusi di Negaranya

Duta Besar India untuk Indonesia, Pradeep Kumar Rawat. (Foto: Antara)

telusur.co.id - Duta besar India untuk Indonesia Pradeep Kumar Rawat membantah kabar adanya persekusi maupun diskriminasi terhadap muslim di India. Menurut dia, umat muslim di India jumlahnya bertambah dari sebelumnya 35 juta menjadi 200 juta.

"Apakah jumlah itu tidak menjadi bukti tersendiri," kata Pradeep di Jakarta, Sabtu (8/3/20).

Begitu juga jika dikatakan ada diskriminasi, dia menjelaskan, bahwa India pernah mempunyai tiga presiden dari kalangan muslim.

"Apakah itu bukti diskriminasi untuk kalian?" ujar dia.

"Saya menceritakan fakta ke teman-teman. Kita sebagai orang yang berpendidikan dan rasional, kita seharusnya bisa menerima fakta-fakta tersebut," terang dia

Ia mengatakan, fakta tersebut adalah berupa data yang disampaikan yang bisa diketahui, dicerna dan dinilai sendiri oleh siapa pun.

"Data itu bisa kita ketahui, kita cerna, lalu kita nilai sendiri. Kenapa golongan ekstrim ini sukses? Karena mereka menyebarkan sesuatu, mengeksploitasi keadaan di sosial media. Mereka membuat berita bohong, video bohong, membuat narasi yang bisa mengeksploitasi emosi seseorang. Karena itulah mereka sukses," ungkapnya.

Menurutnya, kelompok ekstrim membuat itu semua di sosial media. Itu adalah doktrin untuk memancing emosi, tapi mereka tidak menjelaskan faktanya apa.

"Data itu tidak bisa bohong dan kita seharusnya yang logis bisa mencerna," kata dia.

Diketahui, ratusan orang melakukan aksi unjuk rasa di depan Kedutaan Besar (Kedubes) India, Jalan HR. Rasuna Said, Kuningan Jakarta Selatan, Jumat (6/3) kemarin.

Demonstrasi yang berlangsung kondusif itu memprotes kekerasan terhadap muslim di India sebagai dampak atas pemberlakuan UU Kewarganegaraan oleh Pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi. [Tp]


Tinggalkan Komentar