telusur.co.id - Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Hetifah Sjaifudian, menyoroti peran penting aparat keamanan dan media dalam menjaga situasi kondusif pasca pemilu. Menurutnya, semua pihak, terlebih aparat keamanan dan media memiliki tanggung jawab besar dalam mencegah tindakan provokatif yang dapat memicu konflik, seperti yang baru-baru ini terjadi dalam sebuah simulasi makan siang gratis di Kabupaten Tangerang. 

"Karena merekalah (aparat keamanan) yang paling bertanggung jawab, terus terang banyak tindakan-tindakan provokatif yang bisa saja memicu konflik, contohnya kalau saya di komisi X DPR," kata Hetifah dalam diskusi bertema 'Jaga Stabilitas Keamanan Nasional Pasca Pilpres', di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (7/3/24). 

Hetifah mengungkapkan, provokasi yang mengatakan tentang penggunaan dana BOS untuk membiayai makan siang gratis merupakan hal yang aneh dan membingungkan. Dia menegaskan bahwa dana BOS yang ada sekarang saja belum cukup untuk memenuhi semua kebutuhan pendidikan, sehingga penggunaannya untuk hal lain seperti makan siang gratis harus dipertimbangkan secara hati-hati. 

"Tetapi sebetulnya keadaannya, realitanya setelah saya cek langsung kepada situasi sebenarnya ini maksudnya tidak seperti itu," terang Hetifah. 

Lebih lanjut, Hetifah menjelaskan bahwa simulasi makan siang gratis di Tangerang hanya merupakan contoh dari inovasi-inovasi yang dapat dilakukan oleh pemerintah daerah. Dia menekankan perlunya pemahaman yang tepat tentang situasi sebenarnya sebelum membuat keputusan atau menyebarkan informasi yang dapat memicu ketegangan. 

"Kebetulan kondisi di Tangerang itu sebagai simulasi, bisa saja mencoba dan banyak sebetulnya daerah lain bukan hanya makan siang gratis, tetapi juga ada yang ngasih seragam gratis, di mana pemerintah daerah punya kesempatan melakukan inovasi-inovasi," ungkapnya. 

Terkait peran Mahkamah Konstitusi (MK) dalam proses hukum terkait pelanggaran pemilu, Hetifah menekankan pentingnya menjaga proses pemilu agar berjalan dengan baik dan kondusif. Dia juga menyampaikan apresiasi kepada media atas perannya dalam memastikan bahwa hasil pemilu mencerminkan realitas yang ada di masyarakat. 

"Jadi kita semua, bukan hanya aparat keamanan, termasuk media, saya juga berterima kasih kembali kepada teman-teman media, ingin mendengarkan pandangan teman-teman, barangkali memastikan bahwa hasil pemilu ini benar-benar mencerminkan realita yang ada di masyarakat, yang insya Allah peran-peran negara bisa terus berjalan dengan baik dan kondusif,"  ujarnya. 

Karenanya, Hetifah mengajak semua pihak, termasuk aparat keamanan dan media, untuk bekerja sama dalam menjaga stabilitas dan ketertiban pasca pemilu, sehingga peran negara dapat terus berjalan dengan baik dan kondusif bagi semua pihak. [Tp]