telusur.co.id - Korban akibat virus corona di Brazil terus bertambah. Senin kemarin, Brazil mencatat 674 kematian akibat virus korona baru. Total 254.220 kasus.
Dengan data itu, Brazil berhasil masuk menjadi negara ketiga terbanyak. Menyodok posisi Inggris.
Data itu diungkapkan Kementerian Kesehatan Brazil. Pihak terkait, mengumumkan total 254.220 kasus yang telah dikonfirmasi, menyusul Inggris untuk menjadi negara dengan jumlah infeksi tertinggi ketiga di belakang Amerika Serikat dan Rusia.
"Sekarang ada 16.792 orang di Brasil yang telah meninggal karena wabah," kata kementerian itu.
Penghitungan hariannya tidak menunjukkan bahwa infeksi dan kematian harus terjadi dalam 24 jam terakhir, tetapi bahwa catatan dimasukkan ke dalam sistem selama periode waktu tersebut.
Akibat jumlah yang terus bertambah, Presiden Brasil Jair Bolsonaro telah kehilangan popularitasnya atas penanganan pandemi ini, tetapi ia tetap memiliki inti dukungan yang kuat.
Pekan lalu, Menteri Kesehatan Nelson Teich mengundurkan diri. Jenderal Eduardo Pazuello adalah kepala kesehatan sementara dan Bolsonaro tidak terburu-buru untuk memilih penggantinya, kata sumber.
Menurut data dari Kementerian Kesehatan, Sao Paulo tetap menjadi yang terparah oleh wabah itu, dengan 63.066 kasus dan 4.823 kematian. Rio de Janeiro berada di posisi kedua, dengan 26.665 infeksi dan 2.852 kematian. [ham]



