telusur.co.id - Jumlah kematian di provinsi Hubei tengah China akibat wabah virus corona terus bertambah banyak. Komisi kesehatan provinsi mengatakan jumlah korban tewas hingga saat ini sebanyak 1.921 orang.
Jumlah itu bertambah, karena hari Selasa ada 132 orang yang tewas akibat corona. Ada 1.693 kasus lain yang terdeteksi di Hubei, pusat penyebaran, menjadikan totalnya di provinsi menjadi 61.682.
Jumlah kasus baru pada hari Selasa adalah yang terendah sejak 11 Februari dan hari kedua berturut-turut di bawah 2.000.
Sebagian besar kematian baru pada Selasa berada di ibukota provinsi Hubei, Wuhan, tempat virus itu diyakini berasal.
Wuhan melaporkan 116 kematian baru, naik dari 72 pada hari Senin. Sebanyak 1.497 orang di Wuhan kini telah meninggal karena virus.
Kasus-kasus baru yang dikonfirmasi di Wuhan mencapai 1.660, naik dari data awal 1.600 pada hari Senin.
Media pemerintah mengatakan akan mengadopsi langkah-langkah yang lebih menyeluruh dan kuat untuk menemukan pasien dengan demam untuk lebih membantu mengatasi epidemi virus corona baru.
Provinsi tersebut akan memeriksa catatan semua pasien demam yang telah mengunjungi dokter sejak 20 Januari, dan orang-orang yang telah membeli obat batuk dan demam yang dijual bebas di toko obat bata dan mortir dan daring, Xinhua melaporkan, mengutip sebuah pemberitahuan oleh kantor pusat kontrol epidemi provinsi. [ham]



