telusur.co.id - Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) diharapkan untuk memaksimalkan penggunaan media teknologi seperti media sosial atau jual beli Online
Demikian diungkap Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid kepada wartawan di Jakarta, Rabu (12/8/20).
Menurut dia, perdagangan melalui jual beli online sangat membantu para pelaku usaha, apalagi ditengah merebaknya wabah pandemi covid-19.
“Ada peluang baru di sini,” ujarnya.
Penerapan jual beli online juga, kata politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), mampu mendongkrak penjualan hingga kepelosok diwilayah indonesia.
"Aneka UMKM mulai dari makanan, minuman, obat-obatan, pakaian, aksesoris, dan lain sebagainya saat ini masih banyak yang proses penjualannya dipasarkan secara tradisional dan apa adanya. Sangat disayangkan bila potensi besar itu masih belum maksimal dalam penjualan,” ujar Jazilul.
Keuntungan lain dari jual beli online pun lanjut Jazilul, mampu mempromosikan jenis usaha dan sehingga meningkatnya volume perdagangan dan terbilang sukses dalam menjual barang- barangnya.
“Mereka yang menggunakan penjualan ‘on-line’ mampu meningkatkan volume perdagangan,” tuturnya.
Langkah para pelaku UMKP pun harus menjadi perhatian pemerintah, dan diharapkan peran besar pemerintah untuk memberi pelatihan bagi UMKM, bagaimana menggunakan aplikasi teknologi informasi untuk mempromosikan produk dan meningkatkan barang yang dijual.
“Mereka perlu diberi pelatihan agar paham cara berdagang model baru dan saat in ngetrend, yakni perdagangan lewat ‘on-line’, ”ujarnya.
Gus Jazil panggilan Jazilul juga menilai masih banyak keuntungan lain dari menggunakan ‘on-line’, dalam usaha. Keuntungan tersebut adalah, bisa mempromosikan usahanya secara cepat, murah, dan efisien, dan informasi yang tersebar tidak hanya sebatas di desa, kecamatan, atau kabupaten, namun sampai dunia.
“Sekali klik, produk yang kita unggah di media sosial atau aplikasi lainnya, bisa langsung dibaca orang yang berada di Amerika Serikat,” ucapnya.
Kemudian kata dia, diakui banyak UMKM yang sudah memiliki toko sendiri. Ada pula yang masih menyewa di bangunan orang lain atau di mall. Nah, dengan adanya penggunaan teknologi informasi tersebut, pelaku UMKM tidak perlu terlalu risau bila tidak memiliki toko.
“Masih banyak UMKM yang berusaha di rumah-rumah, dengan menggunakan ‘on-line’, UMKM bisa memajang dan memasarkan produknya di sana," tuturnya.
Selain itu, dalam masa pandemi Covid-19, sangat tepat bila menggunakan proses perdagangan lewat ‘on-line’. Sebab antar penjual dan pembeli tidak perlu bertemu secara langsung.
“Jadi UMKM tetap bisa berproduksi dan menjual produknya di masa di mana pembatasan pertemuan antar manusia diperketat,” papar pria yang juga menjadi Koordinator Nasional Nusantara Mengaji itu. “Meski PSBB namun UMKM terus berproduksi dan meraih untung,” tambahnya.
Oleh karena itu, Gus Jazil mendorong agar pemerintah memperhatikan pelaku UMKM untuk menerapkan penggunaan aplikasi teknologi informasi. “Mereka adalah pelaku usaha yang masih perlu didorong, dibina, dan diberi bantuan,” tegasnya.[]
UMKM Gunakan Media On-Line, Gus Jazil: Lebih Cepat, Efisien, Dan Aman Saat Pandemic Covid-19
Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid



