Majalah Hikmah, 29 September 1954
SAUDARA Pembaca yang budiman.
DI INDONESIA ada beberapa partai nasional yang menjadikan Pancasila sebagai asasnya. Bila Saudara mempunyai Pepora No. 8 Kepartaian di Indonesia, tentu akan menjumpainya.
Partai-partai tersebut sudah lama berdirinya.
Tetapi, cobalah renungkan.
Pada tanggal 17 Juni 1954 Presiden Sukarno memberikan ceramah di depan Gerakan Pembela Pancasila di (Istana) Presidenan dalam hubungan pemilihan umum.
Antara lain beliau beramanat: "Jangan Pancasila diaku oleh sesuatu partai!"
Jangan ada sesuatu partai berkata: "Pancasila adalah asasku."
PNI tetaplah kepada asas Marhaenisme. Dan PNI boleh berkata, justeru PNI berasas Marhaenisme oleh karena itulah PNI mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara.
Tetapi jangan berkata PNI berdasarkan Pancasila. Sebab, jikalau dikatakan Pancasila adalah satu partai ideologi, lalu partai-partai lain tidak mau.
Boleh dibaca siaran Kementerian Penerangan yang bernama Anjuran kepada Segenap Bangsa Indonesia yang disiarkan secara resmi.
Kabarnya akan lahir pula nanti "Partai Pancasila".
Entahlah, bagaimana selanjutnya.[]



