telusur.co.id - Israel tidak memiliki kemampuan untuk menghancurkan industri nuklir Iran.

Begitu pengakuan yang disampaikan Mantan Perdana Menteri rezim Israel Ehud Olmert dalam sebuah artikel yang dimuat di media Israel, Haaretz, seperti dilansir Fars News Agency, Senin (27/9/21).

Olmert menulis bahwa dia sepakat dengan artikel terbaru yang ditulis mantan PM Ehud Barak mengenai ketidakmampuan militer Israel untuk menghapus "ancaman nuklir Iran".

Olmert juga mengkritik kebijakan Benjamin Netanyahu (mantan PM Israel) terhadap Iran.

"Para pemimpin Israel dengan retorika provokatif tidak dapat sepenuhnya mencapai kemampuan militer yang nyata untuk menghancurkan kemampuan nuklir Iran, sebab, sistem operasi Israel terhadap Iran memerlukan kerja sama, kepercayaan dan pengendalian diri, dan sebelum semuanya adalah kerja sama dengan Amerika Serikat," tulis Olmert.

Pengakuan Olmert bahwa Israel tidak akan mampu melawan kemampuan nuklir Iran dilontarkan ketika sebelumnya banyak komandan rezim Zionis itu mengatakan bahwa militer Israel tidak akan mampu mengobarkan perang skala penuh di kawasan.

Menurut komandan militer Israel, jika Hamas dan Jihad Islam dalam perang baru-baru ini di Jalur Gaza dapat menyebabkan masalah bagi Israel dengan cara ini, lalu seperti apa perang dengan Hizbullah atau Iran?  [Tp]