Lewat Festival Crossborder, Ekonomi Perbatasan RI-Papua Nugini Kembali Hidup - Telusur

Lewat Festival Crossborder, Ekonomi Perbatasan RI-Papua Nugini Kembali Hidup


telusur.co.id -Sebanyak 1000-1500 baik dari Papua maupun Papua Nugini hadir pada rangkaian acara Festival Crossborder Skouw 2023 yang berlangsung pada 6 Juli 2023 lalu. Acara ini diselesaikan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) RI-PNG di Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua.  

Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, Festival Crossborder Skouw ini adalah bagian dari mempererat persaudaraan, menggerakkan ekonomi, dan mencapai cita-cita bersama untuk bangkit dari pandemi. 

“Acara ini merupakan implementasi dari arahan Presiden Joko Widodo yang meminta untuk menghadirkan berbagai event di seluruh wilayah di Indonesia guna pemerataan ekonomi masyarakat,” kata Sandi dalam keterangannya, Sabtu (23/8/2018).

Festival Crossborder Skouw yang digelar di pintu gerbang terdepan wilayah Timur Indonesia ini, sebagai upaya terwujudnya target 8,5 juta wisman dan 1,4 miliar pergerakan wisnus tahun ini, serta untuk meningkatkan hubungan kerja sama dan persahabatan antara Indonesia dengan negara tetangga, Papua Nugini. 

"Perputaran ekonomi yang terjadi hampir menyentuh angka Rp 3 Miliar dan angka transaksi ekonomi pada hari itu menyentuh hampir Rp 200 juta," ucapnya. 

Sandi berharap, agar festival ini bisa terselenggara di berbagai daerah perbatasan di Indonesia setiap tahunnya. Supaya dapat membawa multiplier effect lapangan kerja seluas-luasnya, memberikan kesempatan bagi masyarakat setempat untuk terlibat, memberikan kesempatan bagi masyarakat setempat untuk terlibat mempromosikan kearifan lokal dan memberikan pengakuan serta apresiasi terhadap warisan budaya lokal. 

Data menunjukkan peningkatan ekonomi para pelaku UMKM memberikan dampak terhadap kebangkitan ekonomi secara luas serta mendorong terciptanya lapangan kerja. 

Terlebih saat ini, kontribusi ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor penyumbang terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dengan nilai sebesar 7,35%. Data dari Outlook Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2021/2022 menyebutkan bahwa tiga subsektor ekonomi kreatif penyumbang terbesar struktur PDB dan ekspor yakni kuliner (39%), fesyen (17%) dan kriya (14,9%).[Fhr] 

 


Tinggalkan Komentar