telusur.co.id - Hizbullah Lebanon mengumumkan pada hari Kamis bahwa para pejuangnya bentrok dengan pasukan Israel di Lebanon selatan dan menghancurkan beberapa tank Merkava canggih.
Hezbollah mengatakan para pejuangnya terlibat baku tembak dengan musuh menggunakan senjata ringan dan menengah serta proyektil berpeluncur roket di jalan menuju kota Qantara di Lebanon selatan.
Kelompok perlawanan tersebut menyatakan bahwa mereka menargetkan tank Merkava Israel dengan rudal berpemandu dan memastikan bahwa serangan tersebut mengenai sasaran secara langsung.
Hezbollah menambahkan bahwa para pejuangnya menghancurkan satu tank Merkava di kota Qantara, sehingga jumlah total tank Israel yang dihancurkan dalam operasi baru-baru ini meningkat menjadi enam.
Dalam perkembangan terkait, Hizbullah melaporkan telah menyerang tiga tank Merkava dengan rudal berpemandu di daerah perbukitan Al-Muhayssabat di kota Al-Taybeh, menimbulkan korban jiwa di pihak musuh Zionis.
Secara terpisah, gerakan perlawanan mengatakan bahwa mereka menargetkan tank Merkava kedua di kota Debl di Lebanon selatan dengan rudal berpemandu, menyebabkan kerugian lebih lanjut bagi pasukan Israel.
Sebelumnya pada hari Kamis, sirene peringatan berbunyi di seluruh wilayah Tel Aviv Raya di Israel tengah setelah roket diluncurkan dari Lebanon.
Hezbollah menyatakan bahwa mereka menargetkan situs militer Israel di Tel Aviv dengan rudal presisi.
Kelompok tersebut mengatakan serangan itu menghantam kompleks Kirya, yang merupakan kantor Kementerian Pertahanan Israel, serta barak Dolphin milik Direktorat Intelijen Militer di Israel tengah.
Israel telah mengintensifkan agresinya terhadap Lebanon dengan serangan udara tanpa henti dan serangan darat di Lebanon selatan sejak operasi lintas perbatasan oleh Hizbullah pada 2 Maret.
Pihak berwenang Lebanon melaporkan bahwa setidaknya 1.094 orang tewas dan 3.119 orang terluka dalam serangan Israel ini.
Sumber: TNA



