telusur.co.id - Bos Ducati, Gigi Dall'Igna, menepis keraguan soal kondisi fisik Marc Marquez dan memastikan sang juara bertahan akan tampil sepenuhnya bugar pada seri MotoGP di Sirkuit Jerez akhir pekan ini.
Setelah akhirnya meraih gelar kesembilan yang lama dinanti, Marquez harus absen dalam lima balapan terakhir musim 2025 akibat cedera bahu kanan. Cedera itu terjadi usai insiden dengan Marco Bezzecchi di GP Indonesia.
Meski sudah kembali saat tes pramusim, performa Marquez di awal musim 2026 belum maksimal. Dari tiga seri pembuka, ia belum sekali pun naik podium dan kini berada di posisi kelima klasemen sementara.
Marquez sendiri mengakui belum tampil optimal karena masih dalam proses pemulihan. Namun, Dall’Igna tetap optimistis.
“Cedera yang dialaminya memang serius, dan dia melewatkan lima balapan. Tapi saya melihat kondisinya terus membaik. Saya yakin dia akan 100% fit di Jerez,” ujarnya.
Sementara itu, dominasi awal musim justru dipegang oleh Aprilia. Marco Bezzecchi dan Jorge Martin memimpin klasemen, dengan motor Aprilia RS-GP memenangkan empat dari enam seri pembuka.
Persaingan semakin ketat dengan Pedro Acosta dari KTM di posisi ketiga, sementara Fabio Di Giannantonio menjadi pembalap Ducati terbaik di urutan keempat. Rekan setim Marquez di Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, justru tercecer di posisi kesembilan.
Dall’Igna juga menyoroti sistem konsesi di MotoGP yang dinilai merugikan Ducati. Sistem ini memberi keuntungan teknis tambahan kepada rival karena performa Ducati yang dominan dalam beberapa musim terakhir.
“Sistem ini memang dibuat untuk menyeimbangkan kompetisi, tapi jelas cukup ‘menghukum’ Ducati. Meski begitu, ini bukan alasan. Kami harus tetap bekerja keras untuk kembali menjadi acuan di MotoGP,” tegasnya.
Ducati pun tidak tinggal diam. Setelah memperkenalkan pembaruan aerodinamika di COTA, mereka berencana membawa pengembangan lanjutan di Jerez, termasuk melakukan uji coba selama akhir pekan balapan dan tes resmi pasca-balapan.
“Kami punya beberapa ide dan perlu membuktikan apakah itu efektif. Tes hari Senin akan sangat penting,” tambah Dall’Igna.
Sebagai catatan, Ducati tampil dominan di Jerez musim lalu. Marquez memenangkan Sprint Race, sementara balapan utama dimenangkan oleh sang adik, Alex Marquez, bersama tim Gresini. Kini, semua mata tertuju apakah Marquez bisa kembali ke performa terbaiknya dan membawa Ducati bangkit di Eropa.



