Corona Belum Selesai, Kini Muncul Virus Baru Di China Yang Lebih Mengerikan - Telusur

Corona Belum Selesai, Kini Muncul Virus Baru Di China Yang Lebih Mengerikan


telusur.co.id -Wabah virus corona (covid-19) telah membuat dunia menderita dan panik. Karena, lebih dari 190 negara terpapar virus yang bermula dari Wuhan, Cina, tersebut.

Akibat Covid-19 ini, semua negara hingga saat ini membuat beragam kebijakan untuk membendung penyebarannya.

Wabah corona belum selesai, kini dilaporkan adanya virus baru yang tak kalah mematikan munculnya juga dari China. Nama virus tersebut hantavirus (virus hanta). 

Dilansir dari The Sun, Selasa (24/3/20), seorang pria di China telah meninggal setelah tertular virus hanta tersebut.

Pria itu berasal dari Licang, Provinsi Yunnan, China, itu meninggal pada hari Senin setelah jatuh sakit karena virus hanta.

"Dia dinyatakan positif hantavirus. 32 orang lainnya juga dites," tweeted outlet berita.

Tweet, dikirim di tengah pandemi coronavirus, telah dibagikan lebih dari 15.000 kali.

Pria itu dinyatakan positif hantavirus dan negatif untuk virus corona.

Menurut Kantor Berita Xinhua, tidak ada kasus hantavirus lain yang telah dilaporkan dan penyelidikan terus dilakukan. Saat ini pemerintahan China sudah mulai memantau dan menyaring orang-orang untuk penyakit tersebut.

Sebuah tim khusus telah dikirim ke kabupaten Ningshan untuk mendapat tanggapan.

Pria itu, yang bekerja di sebuah perusahaan makanan akuatik di Provinsi Shandong, China, jatuh sakit ketika melewati daerah Ningshan dan meninggal pada jam 7 pagi pada hari Senin.

Sampel tambahan dua orang dengan demam dan orang lain yang menyertai pria itu telah diajukan untuk pengujian di laboratorium.

Apa itu hantavirus?

Menurut Pusat Pengendalian Penyakit atau Center for Disease Control anda Prevention (CDC), yang berkantor pusat di Atlanta, Georgia, Amerka Serikat, media penyebaran virus ini berasal dari tikus. Daya bunuh virus hanta ini konon luar biasa. Hanya dalam hitungan jam, orang yang terinfeksi hantavirus akan langsung tewas karenanya.

CDC mengatakan, "Infeksi hantavirus apa pun dapat menghasilkan penyakit hantavirus pada manusia."

Apa saja gejala hantavirus dan bagaimana penyebarannya?

CDC menyebut, orang yang terinfeksi hantavirus akan menunjukkan gejala termasuk demam, perdarahan dan kerusakan ginjal.

Masa inkubasi hantavirus biasanya tujuh sampai 14 hari, dengan kasus yang jarang menunjukkan gejala sesingkat empat hari atau selama dua bulan.

Gejala awal termasuk kelelahan, muntah dan pipi kemerahan.

Manusia dapat tertular hantavirus dari hewan pengerat yang terinfeksi, yang liar atau hewan peliharaan.

Orang-orang juga dapat tertular dari kotoran atau urin binatang pengerat atau melalui kontak dengan mata, hidung atau mulut.

Orang juga dapat terinfeksi oleh gigitan tikus yang terinfeksi.

Sejauh ini belum ada transmisi langsung orang ke orang, menurut laporan media.

Di China, vaksin untuk hantavirus telah tersedia selama hampir 20 tahun, dan vaksin itu dinilai sangat efektif untuk mencegah infeksi.

Cina memiliki program vaksin untuk hantavirus di wilayah berisiko tinggi

Meskipun negara-negara di seluruh dunia dalam siaga tinggi karena corona, tidak ada indikasi hantavirus menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat.[Fhr]


Tinggalkan Komentar