Bamsoet Minta Pemerintah Cari Solusi Atas Embargo Vaksin oleh Negara Produsen - Telusur

Bamsoet Minta Pemerintah Cari Solusi Atas Embargo Vaksin oleh Negara Produsen

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo. (Ist).

telusur.co.id - Ketersediaan vaksin Covid-19 di Indonesia hingga akhir April masih belum aman. Dampak embargo dari negara produsen vaksin akibat tren kasus positif Covid-19 di dunia yang masih meningkat diperkirakan masih akan berlangsung hingga Mei 2021.

Merespons hal tersebut, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah untuk terus berupaya mencari solusi atau jalan keluar atas adanya embargo vaksin yang dilakukan oleh sejumlah negara yang memproduksi vaksin Covid-19. Salah satunya adalah dengan mendorong percepatan produksi vaksin dalam negeri.

Pria yang karib disapa Bamsoet itu juga meminta pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk terus melakukan komunikasi dan negosiasi dengan negara produsen vaksin, guna membuka peluang untuk menambah sekaligus mengamankan stok vaksin sampai bulan Juli. 

"Mengingat di bulan Juli ditargetkan vaksinasi bagi masyarakat umum sebagai upaya dalam menciptakan herd immunity," kata Bamsoet, Jumat (16/4/21).

Mantan Ketua DPR RI itu juga meminta komitmen pemerintah untuk mendukung penuh pengembangan dan percepatan produksi vaksin dalam negeri, yakni vaksin merah putih dengan mengkomunikasikan kendala yang harus diatasi sebagaimana keterangan dari BPOM kepada tim peneliti yang menangani vaksin dalam negeri. 
"Agar Indonesia tidak terus bergantung pada impor vaksin dari negara lain. Mengingat, ketersediaan vaksin Covid-19 sangat kritikal dan sangat menentukan kebijakan negara masing-masing," ujarnya.

Lebih jauh, Bamsoet juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat, terutama yang telah divaksin agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, dan tidak membuat kerumunan. 

"Serta meminta masyarakat yang belum memperoleh vaksin untuk tetap tenang selagi pemerintah terus mengupayakan stok vaksin mencukupi," tandasnya. [Tp]


Tinggalkan Komentar