telusur.co.id – Taliban tidak tinggal diam setelah adanya serangan bom dari kelompok ISIS di Masjid Eid Gah Kabul pada Minggu (3/10/21) waktu setempat.
Kelompok Taliban mengumumkan keberhasilannya menghancurkan markas militan Islamic State (ISIS) di ibu kota Afghanistan, Kabul. Serangan itu sebagai balas dendam, karena ISI telah mengebom Masjid Eid Gah Kabul, pada Minggu beberapa waktu lalu.
Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid mengatakan, gempuran yang dilakukan Taliban telah membuat markas ISIS hancur lebur.
"Pusat ISIS benar-benar hancur dan semua anggota ISIS di dalamnya tewas," kata Mujahid melalui Twitter.
Para saksi mata dan jurnalis AFP yang berasa di lapangan, juga ikut mendengar ledakan dan tembakan. Suara tersebut diduga berasal dari Taliban yang sedang menyerang ISIS.
Selain itu, jurnalis AFP juga melihat adanya anggota dari Taliban menutup akses menuju kawasan tersebut. Mereka berjaga di salah satu kawasan tempat tinggal warga.
Kelompok ISIS sudah mengklaim bahwa mereka adalah dalang di balik serangan bom di Masjid Eid Gah. Pernyataan tersebut di klaim melalui media sosial propagandanya, Amaq pada Senin (9/10/21).
Akan tetapi, sebelum pernyataan tersebut keluar, Zabihullah Mujahid sudah mendapatkan informasi yang mengindikasi bahwa ISIS lah yang bertanggung jawab atas serangan bom di Masjid Eid Gah.
Ini bukan kali pertama aksi yang dilakukan ISIS. Agustus lalu, ISIS-K juga melakukan serangan bom bunuh diri di bandara Kabul. Setelah kejadian, Taliban menyatakan bahwa mereka dapat membendung ISIS-K jika AS sudah angkat kaki. Namun nyatanya hingga kini ISIS-K masih melakukan serangan bom.[Tp]
Laporan: Rofifah Hanna Luthfiah



