Australia Akan Diskusi Dengan Selandia Baru Soal Brenton Tarrant - Telusur

Australia Akan Diskusi Dengan Selandia Baru Soal Brenton Tarrant

Perdana Menteri Australia, Scott Morrison

telusur.co.id - Perdana Menteri Australia, Scott Morrison menyatakan terbuka untuk berdiskusi dengan pemerintah Selandia Baru mengenai apakah Brenton Tarrant harus menjalani hukuman di Selandia Baru atau Australia.

"Kami akan mengadakan diskusi yang terbuka dan melihat isu-isu terkait hal ini," kata Morrison. 

Kepada lembaga penyiaran Channel Seven, Morrison mengaku belum menerima permintaan secara formal dari Selandia Baru untuk pemindahan Tarrant, meskipun Wakil Perdana Menteri Selandia Baru Winston Peters memunculkan kemungkinan itu usai Tarrant dijatuhi vonis pada Kamis (27/8).

"Saya mengerti bahwa semua warga Australia dan juga Selandia Baru menginginkan orang ini dipenjara selama-lamanya hingga tidak bisa lagi melihat dunia luar. Dan saya setuju dengan hal itu. Entah dia ditahan di Selandia Baru atau Australia," ujar Morrison.

Tarrant, yang besar di wilayah perdesaan di utara Sydney, mengakui 51 dakwaan pembunuhan, 40 dakwaan percobaan pembunuhan, dan satu dakwaan aksi teroris atas penembakan membabi buta di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, pada 2019.

Tarrant divonis pada Kamis dengan hukuman penjara seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat.

Hakim Pengadilan Tinggi Cameron Mander mengatakan dirinya yakin Tarrant datang ke Selandia Baru untuk melakukan aksi teror tersebut dengan niat menimbulkan ketakutan di salah satu negara teraman di dunia itu.

John Milne, keluarga korban yang kehilangan putranya dalam penembakan, mengatakan di persidangan pada Selasa (25/8) bahwa Tarrant harus "dikirim kembali ke Australia, tempat dia berasal." [ham]

 

Tinggalkan Komentar