telusur.co.id - Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, sukses membungkam kritik setelah membawa timnya menyingkirkan dua pelatih top Eropa, Jose Mourinho dan Pep Guardiola, dari ajang Liga Champions UEFA 2025–26.
Real Madrid memastikan tiket ke perempat final usai menaklukkan Manchester City dengan agregat telak 5-1 di babak 16 besar. Sebelumnya, Los Blancos juga berhasil melewati hadangan Benfica yang dilatih Mourinho.
Arbeloa mengakui bahwa dirinya sempat meragukan kemampuan timnya untuk melangkah sejauh ini, terlebih dengan banyaknya kritik yang menilai skuadnya tidak cukup kuat untuk bersaing di level tertinggi.
“Mereka mengkritik saya karena memiliki pemain yang dianggap lemah. Dua bulan lalu, saya bahkan tidak percaya bisa sampai sejauh ini,” ujar Arbeloa.
Meski berhasil mengalahkan tim asuhan Guardiola, Arbeloa merendah dan menilai kemenangan tersebut tidak semata ditentukan oleh taktik. Ia menyadari pengalaman dan rekam jejak Guardiola yang luar biasa sebagai pelatih elite dunia.
“Saya tidak bisa mengatakan akan menang di atas kertas melawan pelatih seperti Guardiola yang telah menjalani begitu banyak pertandingan dan memenangkan banyak trofi,” tambahnya.
Menurut Arbeloa, kunci keberhasilan Real Madrid terletak pada kerja keras para pemain serta kemampuan tim dalam mengeksploitasi kelemahan lawan di lapangan.
“Jika kami memenangkan pertandingan ini, itu berkat kerja para pemain. Sebagai pelatih, tugas saya adalah menganalisis lawan dan mencari cara untuk menyakitinya,” jelasnya.
Keberhasilan ini semakin mempertegas kebangkitan Real Madrid di kompetisi elit Eropa musim ini. Selanjutnya, mereka akan menghadapi pemenang antara Bayern Munich dan Atalanta di babak perempat final. [ham]



